السلام عليكم ورحمة الله وبركاته gambar dari FancyQuote Tulisan ini tidak berawal dari mana pun kecuali dari penyesalan diri saya sendiri atas proses bermedia sosial dan penggunaan internet yang tidak sesuai dengan kaidah kepatutan dan kebenaran. Proses tersebut terjadi pada fase awal saya kenal internet yakni melalui SMS, Friendster dan MIRC saat SMP, diikuti dengan MXIT, facebook, blogger, dan BBM saat SMA, dan fase twitter, WhatsApp, Line dan instagram saat kuliah. Sebagai generasi yang akrab dengan internet, saya merasa senang sekaligus gelagapan dengan hilangnya batasan ruang di dunia maya. Pada proses tersebut saya kemudian memanfaatkan media sosial sesuka saya, tanpa mempertimbangkan orang lain.
Imo, menurut ane daerah Jabar itu keberagamaannya itu nampaknya sangat memegang teguh ajaran mbak, dan mass orang islamnya memang sangat berbeda dengan daerah jawa lainnya.
BalasHapusAdapun untuk sumber mula kekerasan itu ya awalnya di gaungkan oleh para pemimpin pemimpinnya, para pengikut sama jamaah biasanya manut manut aja, istilahnya sami'na wa ata'na (diam atau patuhin)
betewe, kalau malas bikin skripsi,, coba cicil kayak ane kemaren pas ngerjain. satu hari satu buku sumber buat bahan. congrats.
thanks buat infonya dan sharingnya kak.. memang kita selalu harapkan Indonesia agar tentram dan damai selalu. ooo iya kak saya juga ada info kalau ingin tahu cara membuat website yukk disini aja. terimakasih.
BalasHapus