Memanggil Mata Air #1: Chapter Ungaran (Laporan Donasi)
*intro panjang, detail donasi langsung scroll ke bawah "Tiba-tiba banget nih ngurusin pohon dan air?" Hehehe. Iya. Keinginan untuk terlibat diurusan perairan muncul setelah aku merasakan betapa sulitnya hidup tanpa air bersih yang melimpah di musim kemarau di timur Pulau Adonara NTT. Rasanya terifying (menakutkan) hidup tanpa air bersih di musim kemarau bagi perempuan yang masih aktif menstruasi dan mengurus dirinya sendiri (memasak, mandi dan mencuci baju). Aku juga jadi menghargai betapa pentingnya sumber air mandiri dan betapa pentingnya air bagi kehidupanku dan kehidupan seluruh makhluk . Berawal dari riset penyebab ketiadaan sumber air mandiri di desa kecil di Adonara, aku jadi belajar cara memanggil mata air dari para kakek tua yang menjadi guruku. Cara ini kemudian aku bagikan di acara diskusi Memanggil Mata Air. Namun, bercerita saja tidak cukup bagiku. Aku memaksa diriku harus menanam lagi pohon konservasi air yang kurang maksimal upayanya kupraktekkan di Adon...