Perempuan Sendiri itu Tidak Buruk dan Bukan Berarti Kesepian

Mimpi basah para Patriarkis adalah perempuan hidup menderita karena memilih hidup sendirian daripada menikahi laki-laki di bawah standarnya. Jadi mau perempuan upload foto atau video nunjukin hidup bahagia sendiri, mereka gak akan pernah bisa menerima itu dan gak akan pernah percaya. Mereka tidak mau perempuan bisa bahagia tanpa laki-laki.


Maka mereka membuat hantu untuk menakuti perempuan:

1. Menghabiskan masa tua di panti asuhan itu buruk, padahal di panti asuhan banyak teman seumuran, ada kegiatan rutin dan diurus petugas panti 

2. Perempuan sendiri yang gak dideketin laki-laki itu buruk karena dianggap sebagai barang gak laku dan barang gak laku itu buruk

3. Lebih baik menerima laki-laki di bawah standar bahkan di bawah bare minimum yang penting dianggap perempuan laku

4. Perempuan gak boleh bahagia dengan pakai uang, waktu dan energinya sendiri untuk merawat dirinya

5. Perempuan mapan ekonomi dan bahagia sendiri itu menjual dirinya makanya bisa mapan tanpa pernikahan

6. Dunia perempuan adalah laki-laki, jadi gak boleh take care dirinya sendiri

7. Perempuan gak boleh menolak laki-laki, terutama laki-laki yang baik padahal kebaikannya adalah bentuk manipulasi dan love bombing

8. Keberhargaan diri perempuan hanya bisa dipenuhi jika diinginkan laki-laki 

9. Tidak punya anak itu buruk dan kegagalan perempuan sebagai manusia

10. Lebih baik bertahan dengan laki-laki abusive lahir dan batin karena perempuan sendiri sebagai janda itu buruk

11. Lebih baik tetap menikah dengan laki-laki yang ketahuan abusive daripada membatalkan pernikahan

12. Perempuan gak akan pernah lengkap dan utuh tanpa laki-laki (dan anak)

13. Perempuan gak akan pernah bisa hidup tanpa laki-laki 

14. Perempuan gak akan pernah bahagia tanpa laki-laki 

15. Perempuan harus tunduk menjadi budak patriarki supaya diinginkan laki-laki 


Maka hiduplah bahagia dan jangan biarkan mimpi basah para Patriarkis itu terwujud. Sebab kesendirian perempuan itu berharga, apalagi jika seluruh energinya dipakai untuk merawat dirinya sendiri. Perempuan itu berharga bahkan tanpa laki-laki dan tanpa validasi keberhargaan diri dari laki-laki. Patriarki membuat keberhargaan diri perempuan bergantung pada laki-laki dan standar sosial yang dibuat oleh laki-laki.


Namun, sepengalamanku menjadi sulit bagi perempuan yang tidak punya fondasi keberhargaan diri yang kuat untuk percaya bahwa perempuan yang sendiri dan tidak dikejar-kejar oleh laki-laki adalah perempuan berharga. Bahkan aku dulu menerima dikejar laki-laki brengsek selama itu adalah dikejar-kejar laki-laki. Aku juga dulu menerima laki-laki buruk demi membuktikan ada laki-laki yang mau denganku. Aku menjatuhkan diriku ke jurang berkali-kali hingga hancur lebur demi diinginkan karena tidak punya fondasi keberhargaan diri.


Bahkan di titikku sekarang akan ada yang bilang, bahwa pantas gak ada yang mau sama aku karena aku tidak cantik sesuai standar patriarki, atau punya uang banyak supaya diinginkan mokondo, atau salah sendiri keras anti-patriarki dan standar tiktok. Jikapun semua itu benar alasan tidak ada laki-laki yang mendekatiku, maka lebih baik aku sendiri. Dan alasan-alasan semua itu tidak sama dengan aku bukan perempuan berharga.


Maka, buat kalian para perempuan yang sedang membangun fondasi keberhargaan diri dengan menikmati hidup sendiri, percayalah worth it banget invest ke situ daripada memusingkan kenapa tidak ada laki-laki yang mendekat. Perempuan hidup sendiri dan bahagia adalah mimpi indah semua perempuan yang terkungkung dalam relasi toksik.


Dari pengalamanku, lebih baik tidak ada yang mendekati.... daripada didekati yang brengsek hihihihi 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kekayaan Film Indonesia, Bukan Sekedar Film Horror Plus-plus

Kenapa Harus Kopipaste Posting Blog Orang Lain?

Saorsa Utara, Coffee Shop Tempatku Bertumbuh Tahun 2019-2022