Ayo, Gunakan BPJS Untuk Akses Psikolog di Fasilitas Kesehatan Terdekat!

Aku tidak menyangka bisa mengakses Psikolog di faskes terdekat di daerahku menggunakan BPJS! Cara aksesnya pun ternyata cukup mudah! Maka dari itu aku membagikan pengalamanku di sini, supaya bisa jadi referensi kalian yang membutuhkan bantuan Psikolog dengan menggunakan BPJS.


Begini caranya menggunakan BPJS untuk akses ke psikolog terdekat di wilayahmu;


1. Ketahui dulu bahwa psikolog yang dicover BPJS adalah psikolog yang disediakan pemerintah di faskes yang dicover BPJS. Jadi tidak sembarangan psikolog bisa kamu akses dengan BPJS.


2. Cari tahu apakah faskes tingkat pertama atau tingkat lanjut di daerahmu yang menyediakan psikolog. Tidak semua faskes di semua wilayah menyediakan psikolog. Puji syukur di Jogja sebagian besar faskes tingkat 1 berupa puskesmas memiliki poli psikologi.


3. Kamu harus punya BPJS dan rutin membayar iuran BPJS. Pastikan BPJSmu aktif saat kamu gunakan. Namun, jika tidak punya BPJS maka kamu akan membayar, namun tergolong tetap terjangkau jika kamu konseling di psikolog Puskesmas.


4. Jika kamu udah punya BPJS yang aktif, maka pilih faskes tingkat pertamamu yang memiliki fasilitas konseling Psikolog. Jika di Jogja, puskesmas telah memiliki fasilitas psikolog. Coba cek apakah Puskesmas terdekat di wilayahmu apakah ada fasilitas psikolog. 


Jika faskes tingkat pertama tidak memiliki psikolog bagaimana?

 

5. Kamu bisa meminta rujukan dari dokter umum di faskes pertamamu untuk mengakses psikolog di faskes tingkat lanjut, seperti Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Ceritakan kondisimu pada dokter faskes pertama BPJS-mu, sehingga dia bisa memberi rujukan yang sesuai untukmu.


Bahkan di Puskesmas yang telah memiliki psikolog, kamu tetap perlu mendaftar melalui dokter umum dulu agar bisa dirujuk ke poli psikolog Puskesmas, seperti yang kualami. 


6. Lakukan konseling berkala dengan psikolog yang sudah kamu akses dengan BPJS-mu. Konseling berkala akan membantumu tracking perkembanganmu, dan membantumu berkembang karena persoalan psikis tidak bisa tuntas hanya dalam satu-dua pertemuan.


7. Jika tidak cocok dengan psikolog yang dirujuk, maka kamu bisa kembali ke dokter umum di faskes pertamamu dan mengatakan bahwa kamu kurang cocok dengan psikolog tersebut (mungkin terapinya atau jadwalnya yang tidak pas denganmu), sehingga kamu bisa minta untuk dirujuk ke faskes tingkat lanjut dengan psikolog lain.


8. Surat rujukan ini hanya bisa didapatkan di faskes yang sesuai dengan BPJS-mu dan sesuai rujukan dari dokter di faskes BPJS-mu ya!


Nah, semoga post kali ini memberimu harapan untuk konseling ke psikolog ya! Selamat mencoba dan jangan segan bertanya pada dokter umum di faskes pertamamu tentang ketersediaan psikolog di daerahmu!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sambalnya Satu Bu, Sambal Tomat Ya!

Uang Kembalian dan Siapa yang Lebih Ramah

Cinta Habis Di Orang Lama Itu Hanya Berlaku Bagi Yang Gak Mau Menyembuhkan Luka Patah Hatinya